Search This Blog

Friday, December 11, 2009

Bintang bintang


Bintang bintang

 Jadilah seperti bintang bertaburan dilangit..ada yg bersinar terang benderang ad yang cahayanya redup..bahkan ad juga yang ndak klihatan cahayanya ...seperti itu perumpamaan manusia di ciptakan ALLAH..dengan kadar iman dan takwa yng berlainan..ad iman dan takwanya kuat bagaikan bintang yang bersinar dengan cahayanya yang terang bahkan ndak habis2 bila cahaya itu di bagi dengan bulan , ad juga yang redup ..kadang iman dan takwa itu naik dan turun ..dan bahkan ad bintang yg ndak mengeluarkan cahayanya samasekali..itu seperti orang2 kafir yang ingkar kpada ALLAH ..yang telah di hilangkan cahaya-NYA dari bintang tersebut,sehingga bagai bintang yg ndak bersinar....biar kan iman dan takwa kita ALLAH saja yang tahu ndak perlu pujian dan pengakuan manusia.....pujian manusia itu menyesatkan seperti bujukan iblis yang selalu menyesatkan hati manusia....dngan tujuan kita terhindar dari sikap sombong serta mem-bangga2kan diri dan meremehkan orng lain yg tidak sepaham dngan kita....hakekat kbenran hanya di sisi ALLAH ,boleh jadi orng itu hina disisi manusia belum tentu hina di sisi ALLAH, boleh jadi orng itu mulia disisi manusia belum tentu mulia disisi ALLAH ,jadilah dirimu sendiri ..seperti bintang2 dilangit yang bersinar dengan cahayanya sendiri..dan hakekat bintang2 itu hanya bisa di mengerti oleh orng2 yang berilmu dan bertakwa kpada-NYA.amin

Makan Sahur Dalam Syariat Islam

Salah satu pembeda antara syariat puasa antara umat Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam dengan puasanya Ahlul Kitab adalah makan sahur. Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh umat Islam untuk makan sahur dalam melaksanakan puasa baik di bulan Romadhon maupun di hari-hari lainnya di luar bulan Romadhon.

Dari Amr bin 'Ash Radhiyallahu 'anhu, Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: "Pembeda antara puasa kita dengan puasanya ahli kitab adalah makan sahur" (HR: Muslim 1096)

Keutamaan Makan Sahur

Makan Sahur Adalah Barokah.
Keberadaan sahur sebagai barakah sangatlah jelas, karena dengan makan sahur berarti mengikuti sunnah, menguatkan dalam puasa, menambah semangat untuk menambah puasa karena merasa ringan orang yang puasa.

Dari Salman Radhiyallahu 'anhu, Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya: "Barokah itu ada pada tiga perkara : Al-Jama'ah, Ats-Tsarid dan makan Sahur" (HR: Thabrani)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya Allah menjadikan barokah pada makan sahur dan takaran" (HR: As-Syirazy [Al-Alqzb])

Dari Abdullah bin Al-Harits dari seorang sahabat Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa Aku masuk menemui Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ketika itu beliau sedang makan sahur, beliau bersabda, yang artinya: "Sesungguhnya makan sahur adalah barakah yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan'" (HR: Nasa'i 4/145 dan Ahmad 5/270 sanadnya SHAHIH)

Dalam makan sahur juga (berarti) menyelisihi Ahlul Kitab, karena mereka tidak melakukan makan sahur. Oleh karena itu Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam menamakannya dengan makan pagi yang diberkahi sebagaimana dalam dua hadits Al-Irbath bin Syariyah dan Abu Darda 'Radhiyallahu 'anhuma, yang artinya "Marilah menuju makan pagi yang diberkahi, yakni sahur" (HR: Ahmad 4/126 dan Abu Daud 2/303, Nasa'i 4/145)

Allah dan Malaikat-Nya Bershalawat Kepada Orang-Orang yang Sahur.
Mungkin barakah sahur yang tersebar adalah (karena) Alloh Subhanahu wa Ta'ala akan meliputi orang-orang yang sahur dengan ampunan-Nya, memenuhi mereka dengan rahmat-Nya, malaikat Alloh memintakan ampunan bagi mereka, berdo'a kepada Allah agar mema'afkan mereka agar mereka termasuk orang-orang yang dibebaskan oleh Allah di bulan Ramadhan. Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu, Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: "Sahur itu makanan yang barakah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk setengah air, karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur"

Oleh sebab itu seorang muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan pahala yang besar ini dari Rabb Yang Maha Pengasih. Dan sahurnya seorang muslim yang paling afdhal adalah korma.Bersabda Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam. yang artinya: "Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah korma" (HR: Abu Daud 2/303, Ibnu Hibban 223, Baihaqi 4/237)

Barangsiapa yang tidak menemukan korma, hendaknya bersungguh-sungguh untuk bersahur walau hanya dengan meneguk satu teguk air, karena keutamaan yang disebutkan tadi, dan karena sabda Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam, yang artinya: "Makan sahurlah kalian walau dengan seteguk air"

Mengakhirkan Sahur
Disunnahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, karena Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan Zaid bin Tsabit Radhiyallahu 'anhu melakukan sahur, ketika selesai makan sahur Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bangkit untuk shalat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya shalat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di Kitabullah. (Jadi bukan sebagaimana ketentuan yang diberlakukan di Indonesia yaitu adanya waktu Imsak dengan jangka waktu tertentu, umumnya 10 menit sebelum sholat Subuh, hal ini bukanlah ajaran dan syariat Islam, melainkan sebuah perkara baru yang akan menyebabkan semakin terbukanya bagi umat Islam yang mengamalkannya untuk terjerumus dalam jurang kehinaan akibat mengada-ngadakan suatu perkara Ibadah)

Anas Radhiyallahu 'anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit Radhiyallahu 'anhu, yang artinya: "Kami makan sahur bersama Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian beliau shalat" Aku tanyakan (kata Anas), "Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?" Zaid menjawab, "kira-kira 50 ayat membaca Al-Qur'an" (HR: Bukhari 4/118, Muslim 1097)

Ketahuilah wahai hamba Alloh -mudah-mudahan Alloh membimbing kita- kita diperbolehkan makan, minum, jima' selama (dalam keadaan) ragu fajar telah terbit atau belum, dan Alloh serta Rasul-Nya telah menerangkan batasan-batasannya sehingga menjadi jelas, karena Allah Jalla Sya'nuhu mema'afkan kesalahan, kelupaan serta membolehkan makan, minum dan jima, selama belum ada kejelasan, sedangkan orang yang masih ragu (dan) belum mendapat penjelasan. Sesunguhnya kejelasan adalah satu keyakinan yang tidak ada keraguan lagi.

Hukumnya
Oleh karena itu Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkannya - dengan perintah yang sangat ditekankan-. Beliau bersabda, yang artinya: "Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu" (Ibnu Abi Syaibah 3/8, Ahmad 3/367, Abu Ya'la 3/438, Al-Bazzar 1/465 dari jalan Syuraik dari Abdullah bin Muhammad bin Uqail dari Jabir.)

Dan beliau bersabda, yang artinya: "Makan sahurlah kalian karena dalam sahur ada barakah" (HR: Bukhari 4/120, Muslim 1095 dari Anas)

Kemudian beliau menjelaskan tingginya nilai sahur bagi umatnya, beliau bersabda, yang artinya: "Pembeda antara puasa kami dan Ahlul Kitab adalah makan sahur"

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang meninggalkannya, beliau bersabda., yang artinya: "Sahur adalah makanan yang barakah, janganlah kalian tinggalkan walaupun hanya meminum seteguk air karena Allah dan Malaikat-Nya memberi sahalawat kepada orang-orang yang sahur" (HR: Ibnu Abi Syaibah 2/8, Ahmad 3/12, 3/44 dari tiga jalan dari Abu Said Al-Khudri)

Rasululloh Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: "Sahurlah kalian walaupun dengan seteguk air" (HR: Abu Ya'la 3340 dari Anas, ada kelemahan, didukung oleh hadits Abdullah bin Amr di Ibnu Hibban no.884 padanya ada 'an-anah Qatadah. Hadits Hasan)
Wallahu 'alam.

(Sumber Rujukan: Sifati Shaum Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam Fii Ramadhan, oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly dan Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid)

Courtesy of www.mediamuslim.info

Friday, July 24, 2009

Seduhan Teh Tampak Berminyak


Sering saat menyeduh teh, baik teh daun maupun teh celup, tampak ada lapisan ‘minyak’ di permukaan air. Lapisan minyak adalah hal wajar dan aman yang terbentuk saat penyeduhan teh. Karena, senyawa kompleks polyfenol yang terekstrak dari daun teh akan berkolaborasi dengan mineral dari air panas yang digunakan untuk menyeduh teh, sehingga membentuk lapisan ‘mengilap’ (mirip minyak) yang tampak nyata di permukaan minuman teh.

Telur Asin Gurih


BAHAN:
500 ml santan dari 1/2 butir kelapa parut
1 lembar daun salam
2 cm lengkuas, memarkan
1/2 sdt gula pasir
6 butir telur asin mentah
30 g daun kemangi
Bumbu, haluskan:
1 sdt ketumbar butiran, sangrai
1 cm kencur
5 buah cabai merah
2 siung bawang putih

CARA MEMBUAT:
Rebus santan bersama bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan gula hingga santan mendidih. Kecilkan api, masak hingga mengental. Angkat. 
Tuangkan kuah santan ke dalam mangkuk tahan panas volume 200 ml. Pecahkan 1 butir telur asin ke dalamnya. Lakukan yang sama pada sisa bahan. 
Kukus dalam dandang panas selama 15 menit hingga telur matang. Angkat. Taburi daun kemangi. 
Sajikan. 
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 174 kal

Gulai Ayam


BAHAN:
1 1/2 L santan dari 2 butir kelapa parut
5 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
3 lembar daun kunyit
8 lembar daun jeruk
4 cm lengkuas, memarkan
6 potong (dari 1 1/2 ekor) ayam buras, kupas kulitnya
1 sdm cuka masak

Bumbu, haluskan:
175 g cabai merah
20 butir bawang merah
10 siung bawang putih
8 cm jahe
8 cm kunyit
50 g kemiri
3 sdt garam
1/2 sdm gula pasir

CARA MEMBUAT:
Masak santan bersama bumbu halus, serai, daun kunyit, daun jeruk, dan lengkuas, jerang di atas api sedang sambil aduk-aduk hingga setengah matang. 
Masukkan ayam, masak hingga ayam empuk dan matang. Tiriskan ayam, sisihkan. 
Masak terus kuah hingga agak kental. Tambahkan cuka, aduk rata. Angkat. 
Masukkan kembali ayam ke dalam kuah, aduk rata. Sajikan. 

Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 309

Cumi Bakar


BAHAN:
500 g cumi ukuran kecil, cuci bersih
1 1/2 sdm air jeruk nipis 
1/4 sdt garam
1 buah jeruk limau, peras
1 1/2 sdm margarin

Perendam, campur rata:
6 siung bawang putih, haluskan
1 1/2 sdt gula pasir
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap ikan
3/4 sdt merica bubuk
2 sdm minyak

Sambal terasi, haluskan:
8 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
1 1/2 sdt terasi bakar
1 sdt gula
1/2 sdt garam
1 buah tomat, buang bijinya, goreng sebentar dalam sedikit minyak

CARA MEMBUAT:
Lumuri cumi dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan selama 15 menit. Tiriskan 
Lumuri cumi dengan bahan perendam, aduk rata. Rendam selama 30 menit. Sisihkan 
Tusuk cumi-cumi dengan tusuk satai bambu, bakar cumi di atas api arang, sambil olesi margarin hingga matang. Angkat, perciki air jeruk limau. 
Sajikan bersama sambal terasi. 
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 118 kal

Nasi Goreng Tom Yam


BAHAN:
3 sdm minyak untuk menumis
2 siung bawang putih, cincang halus
2 sdm air jeruk nipis
1 buah kaldu dadu, remas-remas
100 g udang ukuran sedang, kupas kulit dan kepalanya, sisakan ekornya
75 g jamur merang, bersihkan, belah membujur 4 bagian 
600 g nasi putih

Bumbu, haluskan:
4 buah cabai merah keriting
5 buah cabai rawit merah
2 batang akar ketumbar
1 lembar daun jeruk purut, iris halus
1 batang serai, ambil bagian putihnya, iris halus
1 sdt terasi udang, bakar
1 sdt garam

Pelengkap:
Daun ketumbar
Telur dadar, iris halus

CARA MEMBUAT:
Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum.
Masukkan bumbu halus, aduk rata. Tumis hingga harum dan matang. 
Masukkan air jeruk nipis dan kaldu, aduk rata. Tambahkan udang dan jamur. Masak hingga berubah warna dan jamur layu.
Masukkan nasi, aduk. Masak hingga rata dan nasi agak kering, angkat.
Sajikan hangat bersama pelengkap.
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 248 kal
(tidak termasuk pelengkap)

Sambal Tappa


BAHAN:
1 ekor (500 g) ikan tongkol segar
2 1/2 sdt garam
1 buah jeruk nipis, ambil airnya
5 buah mangga muda
100 ml santan kental dari 1/4 butir kelapa parut, didihkan
3 buah bawang merah
1 sdt merica butiran
11/2 sdt garam

CARA MEMBUAT:
Lumuri ikan dengan 2 sdt garam dan air jeruk nipis hingga rata. Diamkan selama 30 menit. 
Bakar di atas bara api hingga matang. Suwir-suwir dagingnya. Sisihkan.
Serut kasar mangga. Remas-remas dengan sisa garam, peras. Cuci bersih.
Campur ikan suwir, daging mangga, santan, dan bumbu halus. Aduk rata.Sajikan.
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 134 kal

Ikan Parape


BAHAN:
3 ekor (1 kg) ikan bawal hitam, siangi
1 sdm air asam jawa
1 sdt garam
4 sdm minyak untuk menumis
250 g bawang merah, haluskan
1 sdm air jeruk nipis 
4 sdm kecap manis
1 sdt merica bubuk

Sambal jeruk limau:
20 buah cabai rawit merah
5 buah cabai merah keriting 
1/4 sdt terasi goreng
1 sdt gula pasir 
1 sdt garam
1 sdm kecap manis
2 sdm air matang
2 buah jeruk limau, ambil airnya


CARA MEMBUAT:
Lumuri ikan dengan air asam dan garam. Diamkan selama 30 menit.
Panaskan minyak, tumis bawang merah hingga harum. Tambahkan air jeruk nipis, kecap, dan merica. Aduk hingga rata. Angkat.
Bakar di atas bara api hingga setengah matang. 
Lumuri bumbu tumis pada ikan bakar hingga rata. Bakar kembali hingga matang sambil sesekali olesi ikan dengan bumbu. Angkat.
Sambal jeruk limau: Haluskan cabai rawit, cabai merah, terasi, gula pasir, dan garam.
Tambahkan kecap, air matang, dan air jeruk limau. Aduk rata.
Sajikan ikan bakar bersama sambal.
Untuk 6 porsi
Kalori per porsi: 177 kal

Ayam Goreng Honje


Bahan:
1 ekor ayam buras, potong 
4 bagian 
200 gr honje, iris tipis 
700 ml air 

Bumbu Halus: 
6 btr bawang merah 
3 siung bawang putih 
2 bh cabai merah 
1/2 sdm ketumbar 
2 cm kunyit 
2 cm lengkuas 
2 sdm garam 

Bahan Sambal: 
6 bh cabai merah goreng 
4 bh cabai rawit goreng 
1/2 sdt terasi goreng 
50 gr kacang tanah goreng 
1 sdm gula merah 
1/2 sdm garam 
100 ml air 
3 sdt air jeruk limau 

Cara Membuat: 
1. Rebus ayam bersama bumbu halus dan honje, hingga daging ayam lunak dan bumbu meresap. 
2. Goreng ayam dalam minyak panas berjumlah banyak hingga kering dan matang. 
3. Buat sambal: haluskan semua bahan, tambahkan air dan air jeruk limau. 

Untuk 6 Orang

Ikan Kaca Piring Siram Kecap dan Taoco


BAHAN:
12 ekor ikan kaca piring
1/2 sdt garam
2 sdt air jeruk nipis
100 g tepung beras, ayak
Minyak untuk menggoreng
2 lembar daun pandan, potong-potong 4 cm
10 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, iris tipis
2 cm jahe, memarkan
2 batang serai, ambil bagian yang putih, memarkan
50 g taoco, hancurkan dengan garpu
300 ml air
5 buah cabai merah, iris serong tipis
1 sdm kecap manis
6 buah belimbing sayur, iris tipis
3/4 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk

CARA MEMBUAT:
Lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan 30 menit dalam lemari pendingin. 
Gulingkan ikan ke dalam tepung beras hingga tersalut rata. Sisihkan.
Panaskan minyak hingga berasap. Masukkan daun pandan, goreng dengan cepat hingga berwarna kecokelatan. Angkat. Tiriskan.
Goreng ikan dalam minyak bekas menggoreng daun pandan hingga kering berwarna kecokelatan. Angkat. Tiriskan. Sisihkan.
Ambil 1 sdm minyak bekas menggoreng ikan, tumis bawang merah dan bawang putih hingga berwarna kecokelatan. Tambahkan jahe, serai, dan taoco. Tumis hingga harum.Tambahkan cabai dan 50 ml air. Didihkan. Kecilkan api. Masukkan kecap manis, sisa air, dan belimbing sayur. Masak hingga belimbing layu dan kuah mengental.
Bubuhi garam, gula pasir, dan merica bubuk. Aduk rata.
Masukkan ikan goreng, siramkan saus di atasnya. Masak dengan api kecil. Angkat. Sajikan.

Agar Buah dan Sayur Tahan Lama


Cara penyimpanan buah dan sayur menentukan cepat-tidaknya bahan makanan tersebut busuk atau tidak. Berikut adalah beberapa buah dan sayur dan cara penyimpanannya.

1. Semangka
Jika Anda membelinya belum terlalu matang, bisa tinggalkan tak dikupas sehari di suhu ruangan. Dengan didiamkan seharian, Anda akan meningkatkan lycopene dan beta-carotene. Sebelum dikupas untuk dimakan, masukkan ke dalam lemari pendingin. Jangan simpan semangka dengan buah-buahan lain. Semangka mudah rusak karena ethylene, yakni gas yang dilepaskan oleh buah-buahan yang mempercepat pembusukan.

2. Anggur
Simpanlah dalam kantung plastik yang berventilasi, buang buah-buah yang rusak dan memar. Untuk penyimpanannya, bungkus dengan paper towel untuk menyerap kelembaban yang bisa menimbulkan pertumbuhan jamur. Jangan dicuci jika belum akan dimakan karena, jika dicuci lalu disimpan, akan menimbulkan jamur.

3. Buah beri
Simpan dalam pembungkus awalnya, jika dibungkus dari produsen awalnya. Jangan menyimpannya di dalam plastik hitam. Buang buah yang sudah berjamur atau yang mulai busuk karena akan menulari buah lainnya. Sama seperti anggur, jangan dicuci jika akan disimpan. Cuci sesaat sebelum dimakan untuk menjaganya tetap segar dan renyah.

4. Tomat
Simpan tomat kecil dalam kotak atau plastik asalnya. Jika warnanya belum terlalu merah, jangan dimasukkan ke dalam lemari pendingin karena suhu dingin menahan perkembangan warna, rasa, dan nutrisi. Simpan dulu di suhu ruangan, baru pindahkan ke dalam lemari pendingin ketika sudah merah. Jangan simpan tomat dengan sayuran karena mereka bisa menularkan ethylene.

5. Sayuran hijau
Sebelum disimpan, pastikan sayuran dalam keadaan kering karena air yang berlebih bisa membuat sayuran busuk lebih lama. Bungkus dengan paper towel dalam plastik, lalu simpan agar tetap renyah.

Kiat Sukses Membuat Roti


Membuat roti memang susah-susah gampang. Rahasia suksesnya dimulai sejak membeli ragi, hingga mengangkat roti yang sudah jadi dari oven. Berikut kiat agar sukses membuat roti:
1. Jangan gunakan air terlalu panas saat melarutkan ragi pengembang. Gunakan air hangat saja. 
2. Segera setelah membeli ragi, simpanlah dalam freezer. 
3. Agar kulit roti cokelat berkilat, sapukan permukaannya dengan putih telur sebelum dibakar. 
4. Agar roti enak, lembut, dan berasa mentega, lapisi kulitnya dengan mentega setelah keluar dari oven. 
5. Ulenan roti akan terasa cukup jika kulitnya terdengar berongga saat ditepuk. 
6. Pastikan roti tidak akan lengket di bagian sisi loyang. 
7. Pilih tepung terigu yang berprotein tinggi. Sementara untuk membuat bolu gulung atau bolu kukus gunakan tepung terigu berprotein rendah. 
8. Sebagai pengganti self raising flour bisa dipakai tepung terigu biasa dengan tambahan baking powder (untuk 150 gr tepung terigu tambahkan 1,5 sendok baking powder). 
9. Bila ingin menambah kandungan protein, tambahkan tepung ketan. Untuk 100 gr tepung terigu tambahkan 6 gr tepung ketan.

Kiat Membuat Puding


 Puding biasanya dimakan dalam keadaan dingin sebagai hidangan penutup setelah makanan utama. Bagaimana cara membuat puding yang baik dan enak, simak kiat berikut ini:

1. Sebelum dipakai, wadah untuk puding sebaiknya dibasahi dulu dengan air matang, agar puding mudah lepas dari wadahnya. 
2. Rebus air, gula dan agar-agar sekaligus. Memasukkan agar-agar bubuk saat air sedang panas, akan membuat puding menggumpal. 
3. Jika campuran puding berupa jus buah, sebaiknya jus dicampur setelah agar-agar mendidih. Jika jus buah dimasak bersama agar-agar bubuk, maka hasilnya puding tidak akan mengeras. 
4. Jika campuran puding terdiri dari susu dan air koktail, masaklah susu lebih dulu dengan agar-agar bubuk sampai mendidih, kemudian baru campurkan air koktailnya. Kalau air koktail dicampur sejak awal, susu akan pecah. 
5. Jika menggunakan kuning telur, sebaiknya tidak dimasak bersamaan dengan agar-agar, karena kuning telur akan matang dan menimbulkan bercak-bercak seperti serabut. Sebaiknya campur kuning telur dengan sedikit agar-agar panas, aduk hingga rata, baru dicampur ke agar-agar mendidih. 
6. Bila campurannya putih telur, kocok dulu hingga kaku, baru dicampurkan ke agar-agar yang sudah tidak terlalu panas. Dengan demikian, agar-agar dan putih telur akan tercampur rata. 
7. Agar-agar yang telanjur mengeras sebelum dipakai bisa dicairkan kembali dengan jalan di-tim. Atau dimasak ulang dengan tambahan sedikit air matang dan aduk sampai mencair kembali.

Rahasia Mengolah Udang


Memasak udang sepintas gampang saja. Tinggal tunggu hingga dagingnya kemerahan, berarti udang sudah matang. Namun, ada cara khusus agar udang terasa lebih lezat.

1. Rahasia mengolah udang dengan baik adalah udang harus selalu dimasak dengan sangat cepat untuk mendapatkan rasa yang manis dan lezat. 

2. Kebanyakan udang dimasak sekurang-kurangnya 3 menit. Begitu udang terlihat kemerahan, berarti sudah matang. 

3. Udang sangat cepat matang dan dengan cepat pula dapat berubah tidak bisa dimakan jika sedikit saja terlalu lama dimasak. 

4. Untuk mendapat hasil yang prima, cobalah cara ini:
a. Ambil 1/2 kg udang, masukkan ke dalam panci yang telah diisi air mendidih 1/3-nya. Masukkan 3 sendok teh garam. Tutup panci, didihkan lagi, masak sampai kelihatan kulitnya matang. 

b.. Untuk lobster biasanya perlu waktu 7-8 menit, udang pacet besar 5-7 menit, udang sedang siap dalam 3-4 menit. 

c.. Begitu udang matang, langsung celupkan ke dalam air dingin agar proses memasaknya terhenti. Jangan biarkan terus berada dalam air panas/mendidih karena akan terus ada panas yang menjadikan udang keras.

Tekwan Plus


Bahan:
250 gr daging ikan tenggiri
75 gr tepung kanji
1 ltr air mendidih
2 sdm cuka
100 gr bengkuang, potong korek api besar
150 gr udang basah dikupas
2 sdm minyak goreng
4 siung bawang putih, cincang halus
2 ltr air
Garam dan merica secukupnya
50 gr jamur kuping, rendam
50 gr sedap malam
50 angcau
100 gr daging kelapa muda
25 gr soun, rendam sebentar
1 tangkai daun seledri, cincang halus
Bawang goreng secukupnya

Cara membuat:
1. Cuci ikan, lalu cincang. Tambahkan garam dan tepung kanji sedikit demi sedikit. Bulatkan sebesar kelereng lalu rebus hingga mengapung. Sisihkan.
2. Tumis bawang putih hingga harum, tambahkan udang. Aduk hingga berubah warna. Tuangkan air dan masak sampai matang.
3. Bubuhi garam, merica, dan cuka. Aduk, lalu masukkan bola ikan, jamur, angcau, sedap malam, dan bengkuang. Sajikan hangat dengan menambahkan soun, seledri, kerukan kelapa muda, dan bawang goreng.

Untuk 10 porsi

Nilai gizi per porsi:
Energi: 167 Kkal
Protein: 21,4 gr
Lemak: 3,2 gr
Karbohidrat: 12,8 gr

Pesmol Ikan Gurame


Bahan: 
1 ekor ikan gurame, bersihkan, cuci bersih
1 sdt garam
1 bh jeruk nipis
15 bh cabai rawit
2 bh cabai merah, potong 1 cm
1 bh tomat, potong-potong
2 btg daun bawang, iris serong, 1 cm
350 ml air
1 sdt kaldu instan
½ sdt garam
½ sdt gula pasir
minyak untuk menggoreng

Haluskan: 
3 bh kemiri, goreng
2 cm kunyit, goreng
2 cm jahe, goreng
5 bh bawang merah, goreng
3 siung bawang putih, goreng

Cara membuat: 
1. Potong-potong ikan gurame menurut selera. Lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis. Panaskan minyak, goreng ikan gurame sampai berwarna kuning kecoklatan. 
2. Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus sampai harum dan matang, tambahkan 250 ml air, masak sampai bumbu benar-benar matang. 
3. Tambahkan cabai rawit, tomat, daun bawang, kaldu instan, garam, gula, dan sisa air, masak kembali sampai mendidih. 
4. Setelah bumbu benar-benar matang, masukkan ikan gurame goreng, masak sampai kuah tinggal sedikit. Sajikan.

Laksa Ayam


Bahan:
1 ekor ayam, potong 4 bagian
100 gr bihun, rendam air dingin
50 gr taoge, siangi, seduh air panas
2 btr telur, rebus matang
3 lbr daun jeruk
2 btg serai, memarkan
1 ruas jari jahe, memarkan
1 ruas jari lengkuas, memarkan
1.000 ml kaldu ayam
10 sdm susu rasa jahe
2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm minyak goreng

Bumbu halus:
10 btr bawang merah
5 siung bawang putih
5 btr kemiri sangrai
5 cm kunyit bakar
1 sdm ketumbar, sangrai

Pelengkap:
Udang rebus
Seledri 
Daun bawang iris
Bawang goreng

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ayam, daun jeruk, serai, jahe, dan lengkuas, masak hingga ayam berubah warna, tambahkan separuh kaldu masak hingga ayam lunak. Angkat.
2. Angkat ayam, tiriskan dan suwir-suwir. Panaskan kembali kuah, angkat, sisihkan, dan biarkan hangat. Masukkan susu, aduk rata.
3. Siapkan mangkuk, isi bihun, taoge, dan udang rebus, tuangkan kuahnya, taburi dengan irisan daun seledri, daun bawang, bawang goreng, dan emping secukupnya.
4. Sajikan hangat.

Untuk 8 porsi

Nilai gizi per porsi: 
Energi: 283 Kkal
Protein: 17,9 gr
Lemak: 6,5 gr
Karbohidrat: 34,9 gr

Butter Rice & Fried Sausage


Bahan: 
120 gr sosis sapi 
150 gr nasi putih
50 gr jagung manis
25 gr wortel
25 gr kacang polong
50 gr mentega
½ sdt garam
½ sdt merica
15 gr kaldu instan

Cara membuat: 
1. Goreng sosis hingga matang, sisihkan.
2. Tumis semua sayuran hingga matang dengan mentega, lalu masukkan nasi putih, masak sampai semua bahan matang. Tambahkan garam, merica, dan kaldu instan, aduk rata.
3. Cetak nasi dengan mangkuk kecil, beri sosis goreng.

Tuesday, July 21, 2009

Laki-laki Lebih Baik Mengelola Keuangan

Apa gerangan yang terkadang membuat para suami agak pelit memberi uang belanja lebih kepada istrinya? Ternyata, kaum adam lebih berhati-hati dalam mengelola uangnya. Tak heran, banyak suami yang pelit kepada istrinya.

Penelitian yang meneliti perilaku keuangan berbasis kelamin ini menunjukkan, laki-laki dan perempuan ternyata berbeda dalam menangani masalah keuangan mereka. Menurut hasil penelitian tersebut, laki-laki lebih cenderung berhati-hati dalam membelanjakan dana yang ada dibandingkan perempuan. Disamping itu, laki-laki juga dinilai lebih tepat waktu saat harus membayar tagihan dibandingkan lawan jenisnya.

Seperti dilansir Reuters, data ini diperoleh dari jawaban yang diberikan kepada sekitar 3.500 pekerja yang bekerja di Financial Finesse Inc. Dari jawaban para responden diperoleh beberapa data yang manarik. Dua per tiga laki-laki membayar tagihan kartu kreditnya secara tunai dibandingkan perempuan yang hanya membayar sepertiganya. Sebanyak 90 persen laki-laki juga mengaku membayar tagihan mereka tepat waktu dibanding perempuan yang hanya mencapai 74 persen. 

Lalu bagaimana dengan kebiasaan belanja para kaum hawa ini? Hasil penelitian menemukan 71 persen responden laki-laki mengaku membelanjakan penghasilan mereka lebih sedikit dibandingkan pendapatan mereka. Bisa dibandingkan dengan perempuan yang hanya mencapai 53 persen. Pakar memiliki jawaban atas fenomena ini. Ini menadakan laki-laki lebih henat dibanding perempuan. "Perempuan cenderung tidak secerdas pria dalam pengelolaan keuangan" ujar Manisha Thakor, seorang ahli keuangan. 

Penyebabnya, laki-laki memerankan perannya sebagai pemberi sedangkan perempuan sebagai penjaga. Hal itu membuat perempuan lebih mudah menghabiskan uang di tangan. Terlebih laki-laki berbicara tentang uang dan bisnis secara sosial. Adapun wanita berbicara uang dalam konteks pemeliharaan yang lebih merangsang uang dibelanjakan. Kendati demikian, penelitian ini tentunya tidak menjadi alasan para suami pelit kepada istrinya.