Search This Blog

Showing posts with label Tip memasak. Show all posts
Showing posts with label Tip memasak. Show all posts

Friday, July 24, 2009

Seduhan Teh Tampak Berminyak


Sering saat menyeduh teh, baik teh daun maupun teh celup, tampak ada lapisan ‘minyak’ di permukaan air. Lapisan minyak adalah hal wajar dan aman yang terbentuk saat penyeduhan teh. Karena, senyawa kompleks polyfenol yang terekstrak dari daun teh akan berkolaborasi dengan mineral dari air panas yang digunakan untuk menyeduh teh, sehingga membentuk lapisan ‘mengilap’ (mirip minyak) yang tampak nyata di permukaan minuman teh.

Agar Buah dan Sayur Tahan Lama


Cara penyimpanan buah dan sayur menentukan cepat-tidaknya bahan makanan tersebut busuk atau tidak. Berikut adalah beberapa buah dan sayur dan cara penyimpanannya.

1. Semangka
Jika Anda membelinya belum terlalu matang, bisa tinggalkan tak dikupas sehari di suhu ruangan. Dengan didiamkan seharian, Anda akan meningkatkan lycopene dan beta-carotene. Sebelum dikupas untuk dimakan, masukkan ke dalam lemari pendingin. Jangan simpan semangka dengan buah-buahan lain. Semangka mudah rusak karena ethylene, yakni gas yang dilepaskan oleh buah-buahan yang mempercepat pembusukan.

2. Anggur
Simpanlah dalam kantung plastik yang berventilasi, buang buah-buah yang rusak dan memar. Untuk penyimpanannya, bungkus dengan paper towel untuk menyerap kelembaban yang bisa menimbulkan pertumbuhan jamur. Jangan dicuci jika belum akan dimakan karena, jika dicuci lalu disimpan, akan menimbulkan jamur.

3. Buah beri
Simpan dalam pembungkus awalnya, jika dibungkus dari produsen awalnya. Jangan menyimpannya di dalam plastik hitam. Buang buah yang sudah berjamur atau yang mulai busuk karena akan menulari buah lainnya. Sama seperti anggur, jangan dicuci jika akan disimpan. Cuci sesaat sebelum dimakan untuk menjaganya tetap segar dan renyah.

4. Tomat
Simpan tomat kecil dalam kotak atau plastik asalnya. Jika warnanya belum terlalu merah, jangan dimasukkan ke dalam lemari pendingin karena suhu dingin menahan perkembangan warna, rasa, dan nutrisi. Simpan dulu di suhu ruangan, baru pindahkan ke dalam lemari pendingin ketika sudah merah. Jangan simpan tomat dengan sayuran karena mereka bisa menularkan ethylene.

5. Sayuran hijau
Sebelum disimpan, pastikan sayuran dalam keadaan kering karena air yang berlebih bisa membuat sayuran busuk lebih lama. Bungkus dengan paper towel dalam plastik, lalu simpan agar tetap renyah.

Kiat Sukses Membuat Roti


Membuat roti memang susah-susah gampang. Rahasia suksesnya dimulai sejak membeli ragi, hingga mengangkat roti yang sudah jadi dari oven. Berikut kiat agar sukses membuat roti:
1. Jangan gunakan air terlalu panas saat melarutkan ragi pengembang. Gunakan air hangat saja. 
2. Segera setelah membeli ragi, simpanlah dalam freezer. 
3. Agar kulit roti cokelat berkilat, sapukan permukaannya dengan putih telur sebelum dibakar. 
4. Agar roti enak, lembut, dan berasa mentega, lapisi kulitnya dengan mentega setelah keluar dari oven. 
5. Ulenan roti akan terasa cukup jika kulitnya terdengar berongga saat ditepuk. 
6. Pastikan roti tidak akan lengket di bagian sisi loyang. 
7. Pilih tepung terigu yang berprotein tinggi. Sementara untuk membuat bolu gulung atau bolu kukus gunakan tepung terigu berprotein rendah. 
8. Sebagai pengganti self raising flour bisa dipakai tepung terigu biasa dengan tambahan baking powder (untuk 150 gr tepung terigu tambahkan 1,5 sendok baking powder). 
9. Bila ingin menambah kandungan protein, tambahkan tepung ketan. Untuk 100 gr tepung terigu tambahkan 6 gr tepung ketan.

Kiat Membuat Puding


 Puding biasanya dimakan dalam keadaan dingin sebagai hidangan penutup setelah makanan utama. Bagaimana cara membuat puding yang baik dan enak, simak kiat berikut ini:

1. Sebelum dipakai, wadah untuk puding sebaiknya dibasahi dulu dengan air matang, agar puding mudah lepas dari wadahnya. 
2. Rebus air, gula dan agar-agar sekaligus. Memasukkan agar-agar bubuk saat air sedang panas, akan membuat puding menggumpal. 
3. Jika campuran puding berupa jus buah, sebaiknya jus dicampur setelah agar-agar mendidih. Jika jus buah dimasak bersama agar-agar bubuk, maka hasilnya puding tidak akan mengeras. 
4. Jika campuran puding terdiri dari susu dan air koktail, masaklah susu lebih dulu dengan agar-agar bubuk sampai mendidih, kemudian baru campurkan air koktailnya. Kalau air koktail dicampur sejak awal, susu akan pecah. 
5. Jika menggunakan kuning telur, sebaiknya tidak dimasak bersamaan dengan agar-agar, karena kuning telur akan matang dan menimbulkan bercak-bercak seperti serabut. Sebaiknya campur kuning telur dengan sedikit agar-agar panas, aduk hingga rata, baru dicampur ke agar-agar mendidih. 
6. Bila campurannya putih telur, kocok dulu hingga kaku, baru dicampurkan ke agar-agar yang sudah tidak terlalu panas. Dengan demikian, agar-agar dan putih telur akan tercampur rata. 
7. Agar-agar yang telanjur mengeras sebelum dipakai bisa dicairkan kembali dengan jalan di-tim. Atau dimasak ulang dengan tambahan sedikit air matang dan aduk sampai mencair kembali.

Rahasia Mengolah Udang


Memasak udang sepintas gampang saja. Tinggal tunggu hingga dagingnya kemerahan, berarti udang sudah matang. Namun, ada cara khusus agar udang terasa lebih lezat.

1. Rahasia mengolah udang dengan baik adalah udang harus selalu dimasak dengan sangat cepat untuk mendapatkan rasa yang manis dan lezat. 

2. Kebanyakan udang dimasak sekurang-kurangnya 3 menit. Begitu udang terlihat kemerahan, berarti sudah matang. 

3. Udang sangat cepat matang dan dengan cepat pula dapat berubah tidak bisa dimakan jika sedikit saja terlalu lama dimasak. 

4. Untuk mendapat hasil yang prima, cobalah cara ini:
a. Ambil 1/2 kg udang, masukkan ke dalam panci yang telah diisi air mendidih 1/3-nya. Masukkan 3 sendok teh garam. Tutup panci, didihkan lagi, masak sampai kelihatan kulitnya matang. 

b.. Untuk lobster biasanya perlu waktu 7-8 menit, udang pacet besar 5-7 menit, udang sedang siap dalam 3-4 menit. 

c.. Begitu udang matang, langsung celupkan ke dalam air dingin agar proses memasaknya terhenti. Jangan biarkan terus berada dalam air panas/mendidih karena akan terus ada panas yang menjadikan udang keras.