Search This Blog

Sunday, July 19, 2009

Pepes Ikan Tenggiri


Bahan:
1 kg ikan tenggiri fillet, haluskan
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 ruas jari jahe, parut
1 bh bengkuang, serut halus
2 btr telur, kocok sebentar
1 sdt merica bubuk
1 sdt garam
8 btr bawang merah, iris halus
5 siung bawang putih, haluskan
Daun pisang secukupnya, untuk membungkus
Lidi secukupnya, untuk menyemat

Cara membuat:
1. Campur ikan tenggiri, santan, bengkuang, telur, merica, garam, bawang merah dan bawang putih menjadi satu, aduk hingga tercampur rata.
2. Ambil selembar daun pisang, beri 2 sdm adonan ikan, bungkus bentuk tum lalu semat dengan lidi. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.
3. Kukus ke dalam panci pengukus selama ± 20 menit hingga matang. Angkat.
4. Sajikan hangat sebagai teman makan nasi.

Untuk 4 porsi

Nilai gizi per porsi:
Energi: 224 Kkal
Protein: 22,0 gr
Lemak: 13,0 gr
Karbohidrat: 7,6 gr

Kesalahan-Kesalahan yang Merusak Rambut


 Demi terlihat cantik, wanita akan melakukan apa saja. Dari blow dry rambut setiap pagi, catok tiap dua hari sekali. Untuk ikut tren, tak jarang rambut dicat. Tentu, Anda terlihat cantik dan berbeda. Tetapi, tahukah Anda, semua itu hanya membantu rambut terlihat cantik untuk sementara saja? Hati-hati, jika tak dirawat, hal-hal tersebut justru akan membuat rambut rusak di masa depan. Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang umum kita lakukan pada rambut dan justru merusaknya.

1. Bleaching – Bleaching memaksakan zat kimia untuk masuk ke dalam kutikula dan menyingkirkan pigmen alami rambut. Dengan melakukan hal ini, Anda mengubah struktur rambut, membuatnya lebih mudah rusak. Sekali Anda bleach rambut, Anda mengubah kekuatan batang rambut tersebut, sehingga batang rambut jadi lemah. Apalagi ketika ditambah dengan blow dry dan styling setelah bleaching. Hanya menunggu waktu hingga rambut Anda pecah-pecah, kusam, dan pecah di ujung.

2. Perming –Perming bisa berarti pelurusan, juga bisa berarti pengeritingan menggunakan zat kimia. Cara kerjanya dengan merusak ikatan di dalam rambut dan membentuk kembali dengan cara yang berbeda. Perming juga merusak rambut. Setelah perawatan tersebut, Anda mungkin mendapatkan rambut yang Anda inginkan. Namun setelah sekian lama, Anda akan mendapatkan rambut yang kasar dan kering.

3. Highlights dan pewarnaan - Highlights dan zat pewarna semi-permanen tak akan merusak separah setelah bleaching. Tetapi, perawatan ini juga akan merusak struktur rambut, membuatnya terlihat kering dan tak hidup, khususnya jika Anda sering mewarnai akar rambut atau uban.

4. Catok dan blow dry – Panas yang keluar dari alat-alat tersebut secara sementara mengubah ikatan hidrogen yang membuat rambut terlihat bersinar dan sehat. Terlalu sering melakukan kedua hal tersebut akan membawa rambut rusak permanen. Hindari melakukan kedua hal tadi setiap hari.

5. Ikat rambut dan kepangan – Kuncir kuda dan kepangan akan memaksa rambut rusak, apalagi jika diikat sangat kencang. Jika Anda mengikat rambut atau mengepang rambut setiap hari, tak heran jika terjadi kerusakan di masa depannya. Perlu diketahui pula, rambut berada dalam kondisi rentan dan rapuh ketika dalam kondisi basah. Hindari mengikat atau mengepang rambut yang masih basah.

6. Terlalu banyak menyisir – Tak hanya sisir murah dan kasar yang bisa disalahkan. Terlalu sering menyisir rambut bisa mengantarkan rambut Anda pecah di ujung dan patah. Ini diakibatkan karena adanya gesekan yang konsisten pada rambut.

7. Terlalu banyak keramas – Tujuan untuk keramas adalah untuk membersihkan kulit kepala dan menghilangkan tumpukan kotoran atau sisa shampo di rambut dan kulit kepala. Namun, terlalu banyak keramas bisa menghilangkan kelembaban alami rambut –yang sebenarnya diperlukan untuk membuat rambut terlihat sehat- hasilnya, justru membuat rambut kering. Makin lembut Anda mencuci rambut, makin berkurang kerusakan yang Anda lakukan pada kutikula rambut. Carilah frekuensi yang terbaik untuk mencuci rambut. Entah itu dua hari sekali, atau beberapa kali seminggu.

8. Extension dan sulam rambut – Cara kerja extension dan sulam rambut mirip seperti kerusakan yang terjadi akibat mengikat rambut dan mengepang. Semakin lama, dua tindakan ini akan merusak batang rambut tempat mereka terpasang. Perbedaannya dari ikat rambut dan kepang, extension akan merusak batang rambut yang dekat dengan akar rambut, sehingga sulit untuk dipangkas. Jika ada rasa gatal atau tak nyaman di kulit kepala, ini mengindikasikan bahwa ikatan rambut extension tersebut terlalu erat, sehingga menarik akar rambut. Parahnya, ada sebuah kondisi yang menyebabkan kebotakan akibat rambut yang ditarik terlalu ketat dalam waktu lama. Jadi, mintalah membukakan kepangan rambut, atau panjangkan rambut secara alami. 

Entah itu panas, zat kimia, zat pewarna, zat penata, semua akan membantu merusak rambut. Peraturan utamanya adalah, semakin sedikit yang Anda lakukan pada rambut, makin bagus. Berita baiknya, produk-produk masa kini sudah jauh lebih baik ketimbang produk-produk penataan rambut yang ada 20 tahun lalu. Apalagi ditambah dengan teknologi dan penelitian yang membantu produk-produk penataan rambut di pasaran lebih menyehatkan rambut.

Resep Cantik Murah-Meriah ala Selebriti


Bila melihat penampilan para selebriti yang seolah tanpa cacat, pasti kita membayangkan perawatannya yang ribet dan mahal. Hal ini mungkin ada benarnya, namun ternyata tidak semuanya. Banyak di antara para model atau bintang TV tersebut yang menggunakan resep warisan ibu mereka untuk membuat kulit lebih mulus, atau gigi lebih putih. Nah, coba lihat apa saja resep rahasia mereka.

Scrub gula ala Kim Kardashian
Kim Kardashian pernah menjadi sorotan publik lantaran foto yang menampakkan kakinya yang berselulit beredar di internet. Dengan pede, ia menyatakan bahwa tak ada orang yang sempurna. Namun perihal kulitnya yang secara keseluruhan mulus, Kim punya resep perawatan yang murah-meriah. "Coba tambahkan satu sendok makan gula ke dalam body wash setiap hari, untuk menggosok kulit secara lembut. Hasilnya, kulit jadi berkilau," ujar pemain reality show Keeping Up with the Kardashian ini. Saran lainnya, aplikasikan produk favoritnya, Caress Evenly Gorgeous Body Wash, yang diformulasi dengan brown sugar dan butter untuk menggosok dan memberi tone pada kulit.

Toner air kelapa Adriana Lima
Adriana Lima, model Victoria's Secret asal Brazil, juga punya resep murah-meriah untuk kulitnya yang kecoklatan. "Air kelapa!" serunya. "Sejak kecil ibu saya mengajarkan untuk mengambil air kelapa dan mencelupkan kapas ke dalamnya. Setelah itu taruh kapas di kulit, dan biarkan selama 5 menit. Itu hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk kulit!"

Permen karet untuk membersihkan gigi Mandy Moore
Agar gigi putih Anda bebas dari noda, Anda bisa mengunyah permen karet. Itulah yang dilakukan oleh Mandy Moore, berkat saran dokter giginya, Dr. Kevin Sands. Kunyahlah permen karet tanpa gula segera setelah makan atau minum bahan makanan atau minuman yang bisa meninggalkan noda, seperti buah beri, red wine, kopi, atau teh. Jenis makanan atau minuman ini dapat mendorong air liur mengalir sebelum noda sempat mengendap. Keuntungan tambahannya, permen karet seperti xylitol telah terbukti dapat membantu mencegah kerusakan gigi.

Agar wajah tetap berkilau ala Jennifer Hudson
Bedak harus menjadi sahabat terbaik kita di cuaca yang panas, demikian saran Sam Fine, makeup artist dan produser DVD The Basics of Beauty, untuk klien-kliennya: Jennifer Hudson, Tyra Banks, dan Vanessa Williams. Namun tahan jangan sampai berlebihan. "Tak perlu melawan kilauan yang muncul akibat cuaca panas - biarkan kilauan itu tetap bersinar," ujar Sam. Kening dan pipi cenderung lebih konsisten dalam menahan warna dan tekstur, jadi hindari penggunaan foundation dan bedak pada area tersebut, dan jaga agar tetap lembab.

3 Cara Membuat Bibir Kembali Penuh


Saat usia mulai memasuki 40 tahun, bibir kehilangan daya tariknya. Tapi bagi Bobbi Brown, yang merupakan pemilik bisnis kosmetik ternama, bibir yang tidak lagi terlihat penuh bukan masalah karena ada cara cepat untuk membuatnya terlihat penuh kembali. Caranya mudah sekali:

1. Bentuklah shading bibir yang halus atau medium dengan menggunakan lipstik atau gloss. Ini akan mempertegas bentuk bibir.
2. Pilih warna yang shiny karena efek terang akan menciptakan sensasi berisi pada shading bibir yang sudah dibuat sebelumnya.
3. Bentuk garis bibir, sedikit melebihi garis aslinya dengan menggunakan warna yang lebih gelap dari warna lisptik.

Brown juga mengingatkan untuk tidak berlebihan “menggemukkan” bibir. “Ini justru akan menghapuskan daya tarik dari bibir kita, jadi bentuklah dengan indah,” paparnya.

Saturday, July 18, 2009

24 Tips Menempuh Kehidupan

1.Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.

2. Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.

3. Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan,karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

4. Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.

5. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.

6. Sahabat terbaik adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.

7. Sungguh benar bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya, tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah kita miliki sampai kita mendapatkannya.

8. Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itupula.

9. Kata-kata yang diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat menyembuhkan dan memberkahi.

10. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan.Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

11. Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.

12. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia itu.

13. Hanya diperlukan waktu semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

14. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

15. Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.

16. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

17. Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.

18. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

19. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

20. Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.

21. Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

22. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu! Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.

23. Ada hal-hal yang sangat ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

24. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang disekelilingmu tersenyum - jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang disekelilingmu menangis.

19 Rahasia Menjadi Pribadi Penuh Pesona

1. Berubahlah dengan waktu dan tempat! Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun. Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.

2. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya! Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari.

3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.

4. Hargailah dan nikmatilah alam. Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.

5. Hargailah orang lain. Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah!

6. Jaga tingkah laku. Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan.

7. Jangan kekanak-kanakan. Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.

8. Jangan mencari kesalahan orang lain. Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.

9. Jangan rendah diri. Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!

10. Jangan sombong. Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan.

11. Kembangkan minat pada berbagai hal. Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin "bersinar" dan penuh pesona.

12. Selalu baik pada orang lain. Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu.

13. Selalu belajar. Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu.

14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun. Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda...yakinlah!

15. Selalu tegap, sigap, dan siap. Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar!

16. Selalu tersenyum pada orang lain. Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.

17. Senang bekerja sama dengan orang lain. Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat.

18. Senang menolong orang lain. Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.

19. Terimalah nasib apa adanya. Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa "badai pasti berlalu" dan "roda itu berputar". Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di sinilah letak keadilan-Nya.

Dengan merenungi dan menerapkan semua hal di atas, maka menjadi pribadi penuh pesona saat ini bukanlah sesuatu hal yang mustahil bagi diri anda. Jika masih belum percaya, cobalah!

7 tips menuju sukses

Wake Up (Bangun)
Tidak peduli berapa banyak kali Anda gagal, tetapi jika Anda lebih banyak bangun dan memulai lagi, maka Anda akan sukses.

Dress Up (Berhias)
Kecantikan dari dalam jauh lebih penting ketimbang sekedar hiasan luar yang sementara. Milikilah mentalitas berkelmpahan, hasil dari harga diri dan rasa aman yang dalam. Mentalitas ini akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi penghormatan, laba dan tanggung jawab.

Shut Up (Berhenti Berbicara)
Berhentilah berbicara tentang kesuksesan masa lalu. Sudah saatnya memfokuskan diri untuk kesukesan masa depan.

Stand Up (Berdiri)
Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa pasti Anda berhasil.

Look Up (Pandanglah)
Saat peresmian Disney Land, seorang wartawan bertanya kepada istri almarhum Walt Disney, “Bagaimana perasaan bapak kalau melihat impiannya telah menjadi kenyataan, dengan dibukanya Disney Land ini?” Lalu istri Walt Disney menjawab, “Ia telah melihat ini semua terjadi jauh sebelum proyek ini terbentuk.” Lihatlah semua impian Anda dalam imajinasi Anda seakan-akan semuanya telah terjadi.

Reach Up (Capailah)
Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena menandakan bahwa Anda memang bertumbuh dan berkembang.

Lift Up (Naikkan)
Naikkan semua impian Anda dalam doa ucapan syukur seakan-akan semuanya telah terjadi

=== TIPS KEUANGAN ===

k 
EMBANGKAN RENCANA KEUANGAN. Perencanaan sangat besar artinya bagi kesehatan kondisi keuangan Anda. Buat daftar tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda. Dengan mengetahui tujuan-tujuan Anda, Anda dapat merumuskan cara untuk mencapainya, dan segera memulai langkah-langkah untuk mewujudkannya. Mungkin Anda berpikir ,”Gimana nanti aja deh…”. Coba Anda renungkan saat ini juga apakah kita akan memliki penghasilan seperti ini selamanya, dan apakah tujuan hidup kita akan tercapai begitu saja tanpa perencanaan yang jelas? Tampaknya gak mungkiiin deh…. 
T
AATI BUDGET ANDA Pas jam makan siang, Anda mampir ke ATM dan ingin mengambil uang 50,000 untuk makan siang di luar (sekali-kali gak di pantry lah…). Pada saat Anda lihat saldo yang tersisa ternyata tinggal 20,000!! Hei, kemana saja perginya uang Anda?? Ini semua kembali ke masalah budgeting. Sebisa mungkin monitor secara ketat pengeluaran Anda sehari-hari. Buatlah catatan, berapa banyak yang harus Anda alokasikan untuk keperluan bulanan, keperluan harian dan keperluan rekreasi atau hobby Anda. Jangan lupa sisihkan jumlah uang yang tetap setiap bulannya untuk ditabung. Ingat!! Pay yourself first, bayar diri Anda dulu untuk tabungan Anda, masa depan Anda, sebelum uang penghasilan kita pakai untuk keperluan kita yang lain…Menyusun budget itu gampang….yang susah itu bagaimana menaatinya…hehehe 
H
IDUPLAH SESUAI KEMAMPUAN ANDA Jangan biarkan gaya hidup melampaui penghasilan Anda. Apabila Anda naik gaji (Amiiiin), jangan biarkan pengeluaran Anda ikut naik juga, Justru tingkatkanlah jumlah tabungan Anda…Selalu pisahkan kebutuhan dan keinginan, Anda mungkin tidak akan sakit atau mati jika keinginan Anda tertunda bukan?? Tapi kebutuhan adalah hal yang harus sebisa mungkin dipenuhi tiap bulannya.
Tipsnya….pandai-pandailah memilih teman. Kalau kita berteman dengan perokok…bukan tidak mungkin ada budget tambahan untuk beli rokok. Jika berteman dengan seorang ‘shop-a-holic’ bisa jadi kita jadi beli sesuatu yang sebenarnya kita tidak perlukan….Intinya : KEEP ALL UNDER CONTROL
M
ENABUNGLAH !!! Ingat, idealnya setiap orang mempunyai tabungan sebesar 2 – 4 kali lebih besar dari penghasilannya yang tidak boleh disentuh keuali dalam keadaan emergency. Mungkin saja mobil Anda rusak berat bersamaan dengan tanggal jatuh tempo pembayaran asuransi tahunan Anda. Di saat seperti ini…kerasa kan manfaat tabungannya. Tipsnya…sisihkan 10% dari penghasilan Anda untuk ditabung sebaelum pengeluaran dan tagihan menanti. Jika tidak sanggup 10% bisa didapatkan dengan mengurangi ‘gaya hidup’ kita sebesar 10%. Susah?? Siapa bilang? Jika kita biasa makan dengan budget 10,000 sekali makan….apakah jika dikurangi 1,000 saja akan membuat Anda kelaparan? Hmm…
B
EBASKAN DIRI DARI JERATAN HUTANG KARTU KREDIT Kartu plastik ini memang godaan, seakan-akan kita memiliki uang lebih. Ingat bahwa kartu kredit bukanlah uang lebih!! Gunakan hanya di saat emergency dan bukan ketika Anda ingin membeli barang yang harganya di luar kemampuan Anda. Tipsnya…memiliki 2 kartu kredit sudah sangat lebih dari cukup untuk Anda. Tapi 1 kartu saja sebenarnya sudah sangat cukup jika dapat digunakan secara bijak.
M
EMILIKI PERLINDUNGAN KEUANGAN Asuransi adalah bagian yang sangat penting dari sebuah perencaan keuangan Anda, dan memegang peranan utama dalam menjamin kepastian kondisi keuangan Anda di masa depan. Tentunya Anda tidak ingin sebuah bencana seperti insiden PJR di tol Jagorawi kemarin menghancurkan rencana masa depan Anda dan keluarga. Pertimbangkan kembali, apakah Anda telah memiliki proteksi yang cukup atas jiwa Anda, kesehatan, pendidikan, masa pensiun, mobil atau bahkan rumah Anda. Sebuah fenomena menarik yang terjadi adalah orang Indonesia lebih bangga memiliki 3-4 kartu kredit, sementara di Jepang (katanya) orang justru memiliki 3-4 asuransi untuk dirinya. Di Indonesia banyak orang yang mengasuransikan rumahnya, mobilnya (karena masih kredit…hehehe), tapi tidak jiwanya (coba bayangkan siapa yang harus melunasi kredit mobil tersebut jika Anda meninggal)
B
ERINVESTASILAH Jika memungkinkan, akan lebih ideal apabila di samping menabung dan mengikuti program asuransi, Anda juga dapat menyisihkan sejumlah dana untuk diinvestasikan.
Apabila Anda telah menjalankan empat saja dari tujuh hal di atas. Anda tengah berada di jalan menuju kesuksesan finansial. Namun, apabila Anda belum memulainya, tidak pernah ada kata terlambat. Mulailah sekarang juga. Ingat bahwa ribuan langkahpun selalu dimalai dengan LANGKAH PERTAMA.

Tipe Teman yang Perlu Dihindari

Ada teman yang menguntungkan, banyak juga teman yang merugikan. Jenis teman seperti ini sebaiknya dihindari.

1. Teman yang Suka Memanfaatkan
Dalam pertemanan biasanya terjadi hubungan yang saling menguntungkan. I’ll be there for you, you’ll be there for me. Namun, hal ini tidak berlaku bagi teman jenis ini. Dia hanya ingin berteman dengan orang-orang yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai keinginan atau tujuan pribadinya semata. Ketika tujuannya tercapai, dia akan mendepak Anda dan beralih ke teman baru. Sebelum dia memanfaatkan Anda lebih banyak lagi segera hapus namanya dari daftar teman Anda.

2. Pengkhianat
Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada dikhianati teman sendiri. Berapa kali rahasia besar Anda dibocorkan olehnya? Teman yang Anda percayai tega menusuk dari belakang. Contoh teman pengkhianat adalah teman yang merebut kekasih Anda. Jika Anda menemukan tanda-tanda seperti ini pada seorang teman, sebaiknya tinggalkan saja.

3. Suka Menghakimi
Teman yang suka menghakimi dapat menggerogoti kepercayaan diri. Ucapannya sering kali menyalahkan dan menyudutkan. Anda berbuat benar saja dianggap salah olehnya, apalagi Anda melakukan kesalahan. Orang seperti ini akan selalu mencari-cari kesalahan Anda.

4. Pematah Semangat
Jenis teman seperti ini tidak akan bisa membantu Anda sukses. Setiap Anda ingin melangkah, ucapan-ucapan dia kerap membuat langkah Anda surut. Dia teman yang sangat sangat tidak mendukung. Ucapan yang biasa ke luar dari mulutnya adalah, “Sudahlah, kamu enggak akan bisa melakukan itu, percaya deh.”

5. Ingkar Janji
Orang ini punya kebiasaan mengumbar janji, tapi tidak pernah menepati. Rencana sering kali berantakan hanya karena dia tidak bisa memegang komitmen. Satu dua kali meleset dari janji mungkin Anda maklum, tapi jika hal ini sering dia lakukan sebaiknya Anda tinggalkan. Apalagi jika janji yang dia ucapkan teramat penting bagi Anda.

punya tipe-tipe teman kayak diatas...
segera kaborrr aja 
pilih yang lebih selektif

..:: Tentang Pernikahan ::..


Pernikahan itu ibarat perahu yang sedang berlayar di laut lepas..
Jika nahkodanya tangguh di saat ada karang yang terjal atau pun gelombang yang besar..
Maka perahunya bisa menepi di dermaga dengan tenang..
Namun jika di tengah laut tidak bisa bertahan, maka perahu bisa jadi karam.

Dalam masa itu, ada beberapa fase yang perlu kita tahu agar dapat survive dalam kondisi apapun. Pernikahan itu tidak semudah yang kita bayangkan karena awal, pertengahan, ataupun di ujung usia pernikahan alias sudah berpuluh-puluh tahun, ternyata peluang terjadinya krisis rumahtangga selalu ada. Kita harus saling mengerti dan memahami perbedaan diantara pasangan tersebut yang sebelumnya kita hanya mengetahui perbedaan itu hanya dari kulit luarnya saja, artinya watak, tabiat dan kebiasaan kita akan dengan jelas sekali di ketahui. Bagaimanapun juga ketidakcocokan, salah paham adalah akibat dari perbedaan itu sendiri, berat dan memang butuh kesabaran untuk memahami dan mengetahui letak perbedaan itu.

Banyak orang mengatakan bahwa masa rawan dalam rumah tangga adalah pada masa sepuluh tahun pertama. Entah atas dasar apa asumsi tersebut berkembang dalam masyarakat, padahal meski usia pernikahan telah melebihi batas 10 tahun ancaman kerawanan tetap ada. Seiring berlalunya waktu, cinta dalam pernikahan bisa saja tidak semanis madu. Rutinitas pekerjaan, urusan rumah tangga, atau karier yang tengah menanjak bisa membuat cinta menjadi tidak terasa lagi.

Masa-masa rawan ini bahkan bisa dihitung secara matematis, perhitungan matematis ini dibuat berdasarkan usia pelaku dan usia pernikahan secara umum Krisis pertama muncul setelah tiga tahun pernikahan, kemudian muncul di tahun ke lima, sepuluh, lima belas, dua puluh, hingga dua puluh lima tahun. Masing-masing fase memunculkan masalah yang berbeda dan penanganan yang berbeda pula.

FASE 1 - 3 TAHUN
Masa ini di sebut masa adaptasi. Tahun-tahun pertama, di kala suami isteri mengalami benturan-benturan dalam penyesuaian diri sebagai pasangan. Hal yang sangat menolong adalah keinginan untuk menerima kekurangan pasangan. Masa pacaran akan sangat membantu dalam proses adaptasi di awal pernikahan, jika masa pacaran dimanfaatkan benar-benar sebagai ajang mengenal siapa sebenarnya calon teman hidup kita ini. Pasangan yang berhasil melewati masa ini umumnya mampu melakukan toleransi terhadap sikap atau sifat pasangannya. Sikap ini sangat dibantu oleh masih besarnya keinginan untuk menerima pasangan, termasuk segala kekurangannya. Pada awal perkimpoian adanya fase komunikasi, fase ini cenderung bersifat semu atau palsu, mereka saling menyembunyikan dan selalu berusaha untuk mengalah agar terjalin satu kesamaan. Fase krisis komunikasi dalam pernikahan dimana tampak kualitas komunikasinya tidak tercipta komunikasi yang efektif. Kalau 3 tahun pertama kita gagal untuk mencocokkan diri dan menemukan celahnya, kecenderungannya akan terus membawa problem itu untuk tahun-tahun mendatang jadi 3 tahun pertama itu sangat krusial.

Sampai kapanpun dua insan manusia tidak akan cocok, pasti banyak perbedaannya. Mind set harus dirubah bahwa dua manusia itu berbeda, terima perbedaan pasangan anda dan jangan memaksakan pasangan anda apa yang anda kehendaki. Jangan terlalu mengharapkan apa yang menurut pasangan anda harus lakukan terhadap anda bukan masing-masing melakukan apa, tapi anda harus melakukan bagian anda sendiri. Jangan berharap terlalu banyak bahwa anda bisa merubah pasangan anda. Di tahun-tahun ini, proses mencocokkan diri begitu ketat mengambil alih kendali. Bahkan kadang cinta yang katanya menyatukan semua beda bisa menjadi porak poranda. sanggup membuat kita terkaget-kaget juga. Bukan soal prinsip besar yang tanpa kata dia praktekkan, namun justru hal-hal sederhana, remeh saja. Seperti menaruh pakaian kotor seenaknya, atau selera makan yang jauh berbeda.
Meski prinsip kadang sejalan, namun kebiasaan yang berlaku di keluarga besar masing-masing tidaklah sama. Setelah bisa melewati masa transisi tadi, tercipta sebuah ramuan baru dalam hubungan suami istri. Kadang harus ada yang melebur atau mencair. Tak masalah siapa yang mengorbankan kebiasaan keluarga lama yang tanpa sadar kadang masih dibawa-bawa, hanya skala prioritas yang menentukannya. Masalahnya, skala prioritas itu kadang tak bisa diterima, atau belum sampai pada hubungan yang masih di bilang awal.

FASE 5 – 10 TAHUN
Pada fase 5 tahun perkimpoian diperlukan kebesaran hati perempuan jika kondisi ekonomi masih morat-marit. Nilai positif pada masa ini diperoleh dengan kebersamaan dengan suami. Dalam fase ini ada rutinitas yang bisa mendekatkan dan merukunkan pasangan, yaitu mengasuh anak balita mereka bersama-sama. Dorong suami untuk mendapatkan pekerjaan atau memotivasinya agar tekun meniti karier. Terlalu lama tidak bekerja atau berganti-ganti pekerjaan bisa membuat kondisi ini abadi.
Pada saat2 pertama pernikahan akan merasa sangat senang, walaupun salah satu dari mereka berbuat yang tidak disukai oleh pihak yang lain mereka masih bisa menahan (tanpa mencoba berbicara dan mencari pemecahaannya) tapi lama kelamaan rasa tidak bisa menerima itu menjadi semakin besar dan ini lah yang membuat mereka seperti sekarang. (rasa tidak puas terhadap pasangannya/rasa kecewa) dan akhirnya salah satu dari mereka mencoba mencari pelarian

Ancaman yang terjadi pada fase ini biasanya berawal dari masalah ekonomi pasangan yang belum mapan. Apalagi jika kepala keluarga masih belum mendapat pekerjaan tetap atau masih keluar masuk pekerjaan. “Pada fase ini umumnya suami istri bisa sepakat berbagi peran. Jika suami belum bekerja, dia masih bersedia melakukan tugas rumah tangga, termasuk mengantarkan anak balita mereka ke taman kanak-kanak. Sementara sang istri rela bekerja, menggantikan peran suami sebagai pencari nafkah. Akan tetapi, hal ini tak bisa dilakukan berlama-lama. Suatu ketika pergantian peran ini akan memunculkan konflik, terlebih jika kepala keluarga “keterusan” tidak mampu menafkahi keluarganya.

FASE 10 – 15 TAHUN
Pada fase ini suami sudah mulai mapan secara ekonomi. Sementara sang istri yang sudah memiliki anak usia sekolah dasar semakin menikmati perannya sebagai istri dan ibu. Menyiapkan keperluan suami hingga mengantar anak ke sekolah. Masa rawan di usia perkimpoian ini adalah masuknya orang ketiga alias orang selingkuhan. “Masing-masing sibuk dengan dunianya. Ini bisa menimbulkan ketertarikan pada rekan kerja atau rekan yang ditemui di luar rumah. Orang ketiga ini bukan saja muncul pada dunia suami, juga pada ibu rumah tangga yang sehari-harinya lebih banyak terlibat urusan rumah. “Pada ibu rumah tangga mungkin saja ketertarikan pada lawan jenis terjadi ketika bertemu orang yang menarik pada saat mengantar anak. ancaman orang ketiga bisa dihindarkan dengan meningkatkan komunikasi dengan suami. Kesibukan mengurus anak jangan sampai membuat suami asyik juga dengan dunianya sendiri sekaligus membukakan peluang ia memiliki ketertarikan pada orang lain.
Kita harus membentengi suami dari masuknya orang ketiga sekaligus membentengi orang lain masuk dari arah kita. Selain itu, usahakan istri ikut menyibukkan diri dengan kegiatan suami. Ikut perkumpulan atau persatuan istri di kantor suami. Tuntutan karier yang tinggi, menyebabkan makin sedikit pula waktu suami untuk istri. Dengan mengikuti aktivitas yang sama, masalah ini bisa terpecahkan.

FASE 15 – 20 TAHUN
Fase keempat atau setelah 15 tahun pernikahan adalah fase yang paling rumit dan paling berbahaya. Hitunglah usia ketika menikah adalah 25 tahun. Maka pada fase ini pelaku sudah masuk usia empat puluh tahun. Pada fase ini ada pikiran yang merasuk baik istri maupun suami berkaitan dengan soal eksistensi diri.
“Muncul pertanyaan terhadap diri sendiri, ‘Apakah aku masih menarik’. Pada fase ini orang akan merasa senang sekali jika dipuji dan dianggap masih menarik, terutama oleh lawan jenisnya. Saat mengetahui ada orang yang tertarik padanya, baik suami maupun istri, merasa senang, Ancaman masuknya orang ketiga begitu besar pada fase ini. Sementara itu, sang suami yang semakin baik kariernya, semakin sedikit pula waktunya bagi keluarga. Kondisi ini bisa memperuncing koflik, terlebih ketika sudah ada orang ketiga yang masuk.

FASE 20 – 25 TAHUN
Di fase 20 tahun pernikahan jangan biarkan pikiran tak puas menggoda kita. Boleh-boleh saja merefleksi apa yang telah terjadi selama ini, bersyukurlah dengan apa yang kita miliki selama ini.Di tahun-tahun berikutnya, di kala suami-isteri sudah saling mengenal luar-dalam, merasakan tak ada lagi yang menarik, mengalami kebosanan dan kejenuhan, lalu lari dari keluarga dan mencari sesuatu di luar rumah, yang lebih menyenangkan. Apabila masa-masa rawan itu tidak dapat diatasi, apa lagi bila cinta suami-isteri semakin memudar, mudahlah terjadi kasus-kasus kekerasan dalam keluarga, perselingkuhan, sampai ke perceraian.
Umur pasangan diperkirakan sudah mencapai 45 hingga 50 tahun. Masa-masa ini adalah masa-masa refleksi masing-masing pihak. Banyak perempuan mulai berpikir tentang apa yang diperoleh dan didapatinya selama 20 tahun pernikahannya. Pada saat awal pernikahan, ia masih banyak menolerir pasangan. Pada fase ini bisa muncul rasa tidak puas, baik terhadap pasangannya maupun pada apa yang telah diperolehnya selama ini. Jika ini berkelanjutan, di usia ini kemungkinan perceraian juga bisa terjadi.
Selain itu, timbul rasa “kosong”, terutama pada ibu rumah tangga. Pada saat ini suami yang sedang berada di puncak karier akan semakin banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. Sementara, anak-anak yang sudah semakin besar, memiliki kesibukan masing-masing dengan dunia dan teman-teman sebayanya. Layaknya sebuah sarang burung yang ditinggal anak-anak burung pergi, rumah senantiasa kosong karena anak-anak sudah jarang di rumah, walaupun mereka belum menikah.
Rawan terhadap perceraian adalah usia pertengahan yaitu usia sekitar 45-55. Rawannya adalah karena pada saat itu meskipun secara sejarah, latar belakang mereka sudah menikah 20 tahun misalnya, tapi saat itu adalah saat di mana anak-anak sudah besar. Anak-anak itu sering kali menjadi pengikat orang tua dan sekaligus merupakan suatu pengalihan problem, waktu ada anak sedikit banyak problem itu dialihkan sehingga kita tidak langsung menatap pasangan kita. Ada yang harus kita urus yaitu anak-anak kita. Kalau anak-anak sudah besar berarti tidak ada lagi yang jadi pengalihan, kita harus menghadapi pasangan kita secara langsung. Nah, di situlah kecocokan kita diuji mati-matian. Kalau pada awal pernikahan sebelum punya anak, kita sudah bermasalah dan tidak dibereskan dengan tuntas pada waktu itu, kemudian muncul anak-anak dan kita repot membesarkan anak biasanya problem itu muncul kembali di usia pertengahan.

FASE 25 KE ATAS
Di fase 25 tahun dan selanjutnya, kendati mendapati suami tiba-tiba lebih cerewet, camkan bahwa sikap itu hanyalah sikap yang terbentuk karena sebenarnya ia membutuhkan kita sebagai temannya. Jangan anggap suami musuh, dekati dia sebagai sahabat. Pada fase ini kekosongan benar-benar tejadi. Anak-anak yang menikah mulai meninggalkan rumah dalam arti sebenar-benarnya, yaitu menikah dan mencari sarang masing-masing dengan pasangannya. Pada usia ini, berbagai penyakit degeneratif mulai muncul, sehingga menimbulkan gangguan yang berarti. Pada masa ini ketergantungan pada pasangannya semakin kuat. Namun jika salah satu pasangan masih aktif dengan pekerjaan di luar, pasangan yang tinggal di rumah merasa “ditinggalkan”.
Dan masalah baru yang muncul adalah puber kedua. Puber kedua adalah tahapan dari seorang dewasa berpindah menjadi tua. Berbeda dengan masa puber kesatu yang superberani, maka masa puber kedua justru di mana masa-masa ini seseorang justru dihinggapi rasa takut. Yaitu takut menjadi tua, takut menjadi tidak menarik lagi, takut mati, takut tidak berguna lagi, takut tidak kuat lagi dan sebagainya. Maka, dalam tahapan ini kelakuan seorang dewasa tampak menjadi aneh, yaitu bertingkah seperti anak baru gede baik dari segi penampilan maupun segi perilakunya sebagai bayarannya (kompensasi) untuk menutupi ketakutannya itu. Semakin dia takut, maka kelakuan dan penampilannya semakin menjadi aneh.

Nah, pada masa-masa ini seseorang menjadi demikian rapuh, mudah tersinggung. Di sinilah peran pasangannya harus lebih toleran dan mencoba memahami apa yang ditakutkannya.
Misalkan, dia takut dikatakan tua karena fisiknya yang memang sudah menurun vitalitasnya. Maka pasangannya mencoba menghindari untuk menyinggung soal fisik. Sebaiknya cobalah untuk memuji dan membesarkan hatinya kalau dia tetap sebagai orang yang disayangi.

Yang berbahaya dalam tahapan ini seseorang justru ingin menutupi ketakutannya dengan perilaku yang berbahaya, seperti dia takut dikatakan tidak menarik lagi dan sudah menurun vitalitasnya dalam berhubungan seks. Maka dia akan mencoba untuk menutupinya dengan berhubungan dengan orang yang lebih muda dengan harapan dia bisa bersaing dengan yang muda.

Dalam tahapan ini seseorang sering jatuh dalam percintaan semu dan menjadi masalah dalam rumah tangga. Di sinilah saatnya pasangan- terutama seorang istri-harus bisa menyelaraskan keadaan dengan melakukan “penyegaran” dengan berlaku seperti masa-masa pengantin baru, atau masa-masa pacaran. Misalnya, pergilah menonton berdua, jalan-jalan berdua, bersikap lebih mesra atau berdandan lebih muda dari biasanya supaya sang suami merasa dirinya kembali muda juga dan tunjukkan bahwa Anda sangat membutuhkannya dan tetap mengaguminya.
Kehidupan rumah tangga pasangan usia setengah baya umumnya berada di masa-masa rawan. Kalau tak bijaksana mencermatinya, mudah sekali pernikahan ini disusupi berbagai haI yang akan menghancurkannya. Jika hal-hal mendasar tadi tidak segera diatasi, individu yang tengah mengalami puber kedua memang sulit menolak perselingkuhan.

Wah, rumit sekali tampaknya mempertahankan keutuhan rumah tangga ya ? Namun, ternyata tidak juga. Asal tahu triknya, bertahan dan bahagia dengan satu pasangan seumur hidup bukan tak mungkin terjadi
Kalau dikatakan bahwa lima tahun pertama adalah masa rawan-rawannya, dan setelah itu bisa diluncuri dengan mulus, kenapa masih saja ada orang bercerai meski belasan bahkan puluhan tahun sudah dilaluinya? Entahlah. Saya sendiri kurang paham. Ada banyak aspek dalam sebuah pernikahan. Selain penerimaan dan pemahaman serta kompromi terhadap pasangan. Ada daya tahan terhadap cobaan, yang setiap individunya tak sama. Ada ‘kompor’ orang luar yang memanas-manasi sebuah keadaan dan membelokkan kepercayaan. Ada doa kepada yang Menyatukan Hati mereka yang mungkin kurang dimaksimalkan.Ada banyak hal. Namun hanya ada satu belahan jiwa, bahkan setelah lewat lima tahun pertama.